1.
Sinonim = Kata yang mempunyai makna yang sama dan dapat saling menggantikan.
Contoh = Binatang dan
Fauna.
Kalimat = Singa adalah binatang
yang sangat buas.
2. Antonim = Kata yang
memiliki makna yang berbeda dan juga berlawanan.
Contoh = Naik dan Turun.
Kalimat = Orang itu sedang
naik sepeda ontel.
3. Homonim = Kata yang
bentuk dan cara pelafalannya sama tetapi maknanya berbeda.
Contoh = Bulan Satelit dan
Bulan dalam Kalender.
Kalimat = Sekarang terjadi
bulan purnama.
4. Homograf = Kata yang
tulisannya sama tetapi makna dan cara pelafalannya berbeda.
Contoh = Apel Upacara dan
Apel Buah.
Kalimat = Setiap senin
saya selalu mengikuti apel di sekolah.
5. Homofon = Kata yang
cara pelafalannya sama tetapi makna dan tulisannya berbeda.
Contoh = Bank tempat
menabung dan Bang kakak atau orang yang lebih tua.
Kalimat = Ibu menabung di bank.
6. Hiponim = Kata yang
mempunyai hubungan antara makna khusus dan makna umum.
Contoh = Motor dan Mobil
merupakan Hiponim dari Kendaraan.
Kalimat = Motor
itu sangat unik sekali.
7. Polisemi = Kata yang
memiliki makna yang banyak.
Contoh = Kepala : Kepala
Pemerintahan, Kepala Desa, Kepala Manusia.
Kalimat = Kepala
Pemerintahan Indonesia yang pertama adalah Ir Soekarno.
8. Hipernim = Kata yang
mewakili banyak kata lain dan dapat menjadi kata umum dari penyebutan kata
lainnya.
Contoh = Hipernim Hantu :
Pocong dan Kuntilanak.
Kalimat = Pocong
itu hantu yang menyeramkan.
Frasa = Salah satu bentuk
kata atau jenis kata yang memiliki arti pada setiap katanya.
1. Frasa Verba = Salah
satu bentuk kata yang memiliki arti kata kerja.
Contoh = Sedang
Bersepeda.
F
V
Kalimat = Orang orang yang
saya lihat di Car Free Day kebanyakan sedang bersepeda.
2. Frasa Nominal = Salah
satu bentuk kata yang memiliki arti kata benda.
Contoh = Banyak
Motor.
F
N
Kalimat = Di parkiran itu banyak
motor yang terparkir.
3. Frasa Adjektifa = Salah
satu bentuk kata yang memiliki arti kata sifat.
Contoh = Malas
Sekali.
A
F
Kalimat = Anak itu malas
sekali.
4. Frasa Numerial = Salah
satu bentuk kata yang memiliki arti kata jumlah.
Contoh = 2 Bus Sekolah.
N
F
Kalimat = Di jalan
terlihat 2 bus sekolah secara bersamaan.
Konjungsi = Salah satu
bentuk kata yang menghubungkan kata, kalimat dan paragraf.
1. Konjungsi Gabungan
Contoh = Dan.
Kalimat = Jokowi Dodo dan Jusuf
Kalla menjadi presiden Indonesia pada saat ini.
2. Konjungsi Pilihan
Contoh = Atau.
Kalimat = Motor gigi atau
motor kopling sama sama mempunyai rem di tangan dan di kaki.
3. Konjungsi Pertentangan
Contoh = Akan Tetapi.
Kalimat = Sudah lama saya menunggu
di stasiun akan tetapi dia belum juga datang.
4. Konjungsi Sebab
Contoh = Karena.
Kalimat = Orang itu
terpeleset karena tidak hati hati saat berjalan.
5. Konjungsi Akibat
Contoh = Akhirnya.
Kalimat = Akhirnya
ia menang setelah berjuang mati matian.
6. Konjungsi Kesimpulan
Contoh = Maka.
Kalimat = Saat ia tersedak
maka ia harus segera minum air.
7. Konjungsi Waktu
Contoh = Setelah.
Kalimat = Setelah
terjatuh anak itu menangis.
1. Kata Baku = Kata yang memiliki arti sesuai
dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI),
Tata Bahasa Baku Indonesia (TBBI).
Contoh = KB : Sistem, KTB
: Sistim, KS : Sistem, KA : System.
Kalimat = Indonesia
menggunakan sistem demokrasi pancasila.
2. Kata Tidak Baku = Kata
yang tidak sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI), Tata Bahasa Baku Indonesia (TBBI).
Contoh = KTB : Resiko, KB
: Risiko, KS : Risiko, KA : Risk.
Kalimat = Bila jadi pilot resikonya
saat pesawat terjatuh ia tidak akan selamat.
3. Kata Serapan = Kata
asing yang disaring atau diserap menjadi kata baku yang sesuai dengan Ejaan
Yang Disempurnakan (EYD), Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Tata Bahasa Baku
Indonesia (TBBI).
Contoh = KS : Desain, KB :
Desain, KTB : Disain, KA : Design.
Kalimat = Rumah itu
memiliki desain yang bagus.
1.
Deskripsi
= Suatu
bentuk karya tulis yang menggambarkan atau melukiskan suatu objek atau benda
kepada para pembaca seolah-olah pembaca merasakan, melihat atau mengalami
sendiri topik di dalam tulisan.
Contoh = Kucingku.
Aku memiliki sebuah kucing yang bernama meow di rumah. Meow adalah jenis kucing Persia yang dihadiahkan keapadaku setahun yang lalu. Seperti kebanyakan kucing Persia lainnya, Meow sangat gemuk dengan bulu-bulu yang sangat halus menutupi seluruh tubuhnya. Meow memiliki bulu berwarna putih seperti salju, hidung yang sangat pesek, dan ekor yang panjang.
Meow sangatlah lucu, dia selalu mengikutiku kemanpun aku pergi. Dia juga sangat manja terhadapku, setiap kali dia lapar, meow akan menjilati kakiku. Meow sangatlah rakus, dia gemar menghabisi makanannya dan meminum susu dengan sangat cepat. Tak hanya rakus, Meow juga pemalas, dia selalu menghabiskan harinya dengan tidur di sofa rumahku.
Aku memiliki sebuah kucing yang bernama meow di rumah. Meow adalah jenis kucing Persia yang dihadiahkan keapadaku setahun yang lalu. Seperti kebanyakan kucing Persia lainnya, Meow sangat gemuk dengan bulu-bulu yang sangat halus menutupi seluruh tubuhnya. Meow memiliki bulu berwarna putih seperti salju, hidung yang sangat pesek, dan ekor yang panjang.
Meow sangatlah lucu, dia selalu mengikutiku kemanpun aku pergi. Dia juga sangat manja terhadapku, setiap kali dia lapar, meow akan menjilati kakiku. Meow sangatlah rakus, dia gemar menghabisi makanannya dan meminum susu dengan sangat cepat. Tak hanya rakus, Meow juga pemalas, dia selalu menghabiskan harinya dengan tidur di sofa rumahku.
2. Argumentasi = Karangan yang
berisi pendapat atau argument penulis tentang suatu hal. Karangan ini bertujuan
untuk meyakinkan pembaca agar memiliki pandangan yang sama akan suatu hal
dengan pandangan penulis.
Contoh = Smart Phone Stupid
People.
Saat ini kita telah mamasuki zaman tekhnologi yang luar biasa perkembangannya. Semua urusan manusia sekarang sudah dimudahkan oleh hadirnya tekhnologi ini. Salah satu tekhnologi yang sangat berkembang saat ini adalah alat komunikasi atau telephone pintar. Namun, tanpa kita sadari telephone pintar selama ini membuat manusia menjadi bodoh dan malas.
Kenapa bisa seperti itu? Hal ini bisa terjadi karena kita telah dimanjakan dengan fitur-fitur yang ada. Kemudahan informasi yang bisa didapatkan manusia tersebut membuat manusia semakin malas untuk mencari atau mempelajari suatu informasi sehingga mereka akan terbiasa untuk mengandlkan smart phone.
Tak hanya itu, smart phone juga membuat manusia menjadi pasif dan acuh tak acuh dengan lingkungannya. Ada banyak fitur-fitur yang dapat mengalihkan manusia dari dunianya seperti game, social media, video, dan musik, fitur-fitur tersebut membuat manusia sibuk terhadap smart phone bahkan saat kumpul bersama teman pun mereka saling sibuk dengan smart phonenya masing-maing.
Yang terakhir adalah smart phone menghilangkan budaya-budaya yang ada di dalam masyarakat. Saat ini ada fitur peta atau GPS yang memudahkan manusia mencari tempat, kemudahan itu membuat nilai menyapa seseorang di jalan untuk bertanya menjadi hilang. Padahal dengan bertanya mereka bisa saja menjadi teman yang baik.
Saat ini kita telah mamasuki zaman tekhnologi yang luar biasa perkembangannya. Semua urusan manusia sekarang sudah dimudahkan oleh hadirnya tekhnologi ini. Salah satu tekhnologi yang sangat berkembang saat ini adalah alat komunikasi atau telephone pintar. Namun, tanpa kita sadari telephone pintar selama ini membuat manusia menjadi bodoh dan malas.
Kenapa bisa seperti itu? Hal ini bisa terjadi karena kita telah dimanjakan dengan fitur-fitur yang ada. Kemudahan informasi yang bisa didapatkan manusia tersebut membuat manusia semakin malas untuk mencari atau mempelajari suatu informasi sehingga mereka akan terbiasa untuk mengandlkan smart phone.
Tak hanya itu, smart phone juga membuat manusia menjadi pasif dan acuh tak acuh dengan lingkungannya. Ada banyak fitur-fitur yang dapat mengalihkan manusia dari dunianya seperti game, social media, video, dan musik, fitur-fitur tersebut membuat manusia sibuk terhadap smart phone bahkan saat kumpul bersama teman pun mereka saling sibuk dengan smart phonenya masing-maing.
Yang terakhir adalah smart phone menghilangkan budaya-budaya yang ada di dalam masyarakat. Saat ini ada fitur peta atau GPS yang memudahkan manusia mencari tempat, kemudahan itu membuat nilai menyapa seseorang di jalan untuk bertanya menjadi hilang. Padahal dengan bertanya mereka bisa saja menjadi teman yang baik.
3. Narasi = Suatu bentuk karya tulis yang berupa
serangkaian peristiwa baik fiksi maupun non fiksi yang disampaikan sesuai
dengan urutan waktu yang sistematis dan logis. Pada karangan narasi terdapat
tahapan-tahapan peristiwa yang jelas, dimulai dari perkenalan, timbul masalah,
konflik, penyelesaian dan ending.
Contoh = Pertemuan Yang
Terindah.
Pagi hari itu aku duduk termenung di sebuah taman. Ku pandangi semua bunga-bunga indah yang sedang bermekaran dengan indahnya. Ketika aku sedang menikmati pemandangan dalam kesunyian, tiba-tiba aku mendengar jeritan seorang wanita dari arah belakangku. Aku pun terdiam dan heran, lalu dengan penasaran aku segera menuju sumber suara tersebut.
Betapa terkejutnya diriku ketika mengetahui bahwa jeritan tersebut berasal dari seorang wanita manis berbaju biru. Lalu aku dekati wanita itu, “Kamu baik-baik saja?” tanyaku. “Kamu siapa?” jawab wanita itu. Suaranya sangat lembut dan wajahnya yang manis membuat aku terpana oleh pendangan sesat itu. Tanpa sadar bibirku mengeluarkan kata, “Aku mendengar suara teriakan, jadi ku kira Anda sedang dalam masalah,” “oh, aku tidak apa-apa, hanya terkena duri yang ada di tumbuhan ini” jawabnya. Lalu terjadi hening yang panjang dan terjadi pergolakan di dalam hatiku, ingin rasanya berkenalan dengan dirinya, tetapi aku takut.
Tak berapa lama, wanita itu pergi meninggalkanku yang berdiri bodoh tanpa berani berkenalan dengannya. Aku pun menyesal, hingga saat ini aku selalu pergi ke taman itu dan berharap bisa bertemu, “gadis manis berbaju biru” itu sekali lagi.
Pagi hari itu aku duduk termenung di sebuah taman. Ku pandangi semua bunga-bunga indah yang sedang bermekaran dengan indahnya. Ketika aku sedang menikmati pemandangan dalam kesunyian, tiba-tiba aku mendengar jeritan seorang wanita dari arah belakangku. Aku pun terdiam dan heran, lalu dengan penasaran aku segera menuju sumber suara tersebut.
Betapa terkejutnya diriku ketika mengetahui bahwa jeritan tersebut berasal dari seorang wanita manis berbaju biru. Lalu aku dekati wanita itu, “Kamu baik-baik saja?” tanyaku. “Kamu siapa?” jawab wanita itu. Suaranya sangat lembut dan wajahnya yang manis membuat aku terpana oleh pendangan sesat itu. Tanpa sadar bibirku mengeluarkan kata, “Aku mendengar suara teriakan, jadi ku kira Anda sedang dalam masalah,” “oh, aku tidak apa-apa, hanya terkena duri yang ada di tumbuhan ini” jawabnya. Lalu terjadi hening yang panjang dan terjadi pergolakan di dalam hatiku, ingin rasanya berkenalan dengan dirinya, tetapi aku takut.
Tak berapa lama, wanita itu pergi meninggalkanku yang berdiri bodoh tanpa berani berkenalan dengannya. Aku pun menyesal, hingga saat ini aku selalu pergi ke taman itu dan berharap bisa bertemu, “gadis manis berbaju biru” itu sekali lagi.
4.Persuasi = Salah satu bentuk karya tulis yang
berisi ajakan-ajakan kepada para pembacanya untuk melakukan atau mempercayai
suatu hal. Sama halnya dengan karangan argumentasi, karangan persuasi juga
dilengkapi dengan pendapat-pendapat penulis yang disertai dengan pembuktian
agar pembaca yakin dan mau mengikuti apa yang disampaikan oleh penulis. Karena
sifatnya yang berupa ajakan, karangan ini bertujuan untuk meyakini pembaca yang
disampaikan oleh penulis untuk melakukan atau mempercayai sesuatu.
Contoh = Ayo Hidup Bersih.
Hidup bersih merupkan dambaan bagi semua orang, Dengan perilaku hidup bersih, akan menciptakan lingkungan yang sehat sehingga akan berdampak baik pula bagi penghuninya. Seperti yang ada pada pepatah latin, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, oleh karena itu, marilah jaga lingkungan kita agar menjadi bersih.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk berperilaku hidup bersih yaitu, bersihkanlah lingkungan terdekat seperti rumah, halaman, dan lingkungan sekitar rumah. Dengan lingkungan yang bersih, semua bibit penyakit tidak akan tumbuh dan berkembang. Kemudian jaga pula kebersihan diri sendiri seperti, mandi yang teratur, menyikat gigi, dan memotong kuku. Menjaga kebersihan tubuh dengan teratur membuat kita terhindar dari berbagai macam penyakit. Dan yang terakhir konsumsilah makanan sehat dan bergizi agar tubuh menjadi sehat dan kuat.
Perilaku hidup bersih di atas sangat penting untuk dilaksanakan agar kita sehat dan terhindar dari penyakit. Oleh karena itu, mulai dari sekarang marilah kita semua menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri dan kebersihan makanan kita.
Hidup bersih merupkan dambaan bagi semua orang, Dengan perilaku hidup bersih, akan menciptakan lingkungan yang sehat sehingga akan berdampak baik pula bagi penghuninya. Seperti yang ada pada pepatah latin, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, oleh karena itu, marilah jaga lingkungan kita agar menjadi bersih.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk berperilaku hidup bersih yaitu, bersihkanlah lingkungan terdekat seperti rumah, halaman, dan lingkungan sekitar rumah. Dengan lingkungan yang bersih, semua bibit penyakit tidak akan tumbuh dan berkembang. Kemudian jaga pula kebersihan diri sendiri seperti, mandi yang teratur, menyikat gigi, dan memotong kuku. Menjaga kebersihan tubuh dengan teratur membuat kita terhindar dari berbagai macam penyakit. Dan yang terakhir konsumsilah makanan sehat dan bergizi agar tubuh menjadi sehat dan kuat.
Perilaku hidup bersih di atas sangat penting untuk dilaksanakan agar kita sehat dan terhindar dari penyakit. Oleh karena itu, mulai dari sekarang marilah kita semua menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri dan kebersihan makanan kita.
5. Eksposisi = Sebuah karangan yang berisi
tentang penjelasan-penjelasan atau pemaparan mengenai suatu informasi kepada
pembaca. Tujuan karangan ini adalah untuk memberikan informasi yang
sejelas-jelasnya kepada pembaca.
Contoh = Cara Menanam Singkong.
Singkong adalah tumbuhan umbi akar yang kaya akan karbohidrat. Singkong sangat mudah untuk ditanam dengan hanya meletakan batang singkong di tanah singkong akan tumbuh. Tak hanya itu singkong juga dapat tumbuh di semua jenis tanah. Meskipun proses penanamannya sangat mudah, proses penanaman singkong memerlukan perhatian khsusus untuk hasil yang maksimal sebagi berikut:
Pilihlah batang singkong yang paling bawah, potong kira-kira sekitar 15 cm dan tajamkan ujungnya. Kemudian letakan pada tempat yang lembab selama 2 minggu hingga tumbuh tunas kecil.
Setelah 2 mingggu, tanam singkong pada tanah yang sudah digemburkan sebelumnya. Usahakan jangan menanam singkong saling berdekatan karena akan mengganggu umbi yang akan dihasilkan. Tancapkan ujung singkong pada tanah jangan terlalu dalam agar singkong mudah di cabut saat panen.
Demikianlah cara menanam singkong yang baik untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan menguntungkan.
Singkong adalah tumbuhan umbi akar yang kaya akan karbohidrat. Singkong sangat mudah untuk ditanam dengan hanya meletakan batang singkong di tanah singkong akan tumbuh. Tak hanya itu singkong juga dapat tumbuh di semua jenis tanah. Meskipun proses penanamannya sangat mudah, proses penanaman singkong memerlukan perhatian khsusus untuk hasil yang maksimal sebagi berikut:
Pilihlah batang singkong yang paling bawah, potong kira-kira sekitar 15 cm dan tajamkan ujungnya. Kemudian letakan pada tempat yang lembab selama 2 minggu hingga tumbuh tunas kecil.
Setelah 2 mingggu, tanam singkong pada tanah yang sudah digemburkan sebelumnya. Usahakan jangan menanam singkong saling berdekatan karena akan mengganggu umbi yang akan dihasilkan. Tancapkan ujung singkong pada tanah jangan terlalu dalam agar singkong mudah di cabut saat panen.
Demikianlah cara menanam singkong yang baik untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal dan menguntungkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar