Bahasa
Indonesia
Pingkan Ajeng Andini X-IIS-2
Materi
:
1. Sinonim,
antonim, homonim, homograf, homofon, dan hiponim.
2. Macam
– macam frasa : frasa nominal, frasa adjektiva, frasa numerial, dan
frasa verbal.
3. Macam
– macam konjungsi : konjungsi gabungn, konjungsi pilihan, konjungsi
pertentangan, konjungsi sebab, konjungsi akibat, konjungsi
kesimpulan, dan konjungsi waktu.
4. Kata
baku, kata tidak baku, dan kata serapan.
5. Macam
– macam karangan : karangan eksposisi, karangan argumentasi,
karangan deskripsi, karangan nrai, dan karangan persuasi.
Penjelasan
:
1.
Sinonim, antonim, homonim, homograf, homofon, dan hiponim.
a) Sinonim
Sinonim
adalah suatu kata yang mempunyai makna yang sama, dan dapat saling
menggantikan. Seperti, senang dan bahagia.
Contoh kalimat : Anak kecil itu sangat bahagia ketika diajak orangtua nya ke taman.
Contoh kalimat : Anak kecil itu sangat bahagia ketika diajak orangtua nya ke taman.
b)
Antonim
Antonim
adalah kata yang berbeda atau berlawanan maknanya. Seperti, tinggi
dan pendek.
Contoh
kalimat : Bagaikan raksasa dengan semut ketika orang ter tinggi di
dunia dipertemukan dengan orang ter pendek di dunia.
c)
Homonim
Homonim
adalah kata – kata yang bentuk dan cara pelafalannya sama. Tetapi
memiliki makna yang berbeda. Seperti, bulan (yang pertama artinya
waktu dalam kalender, dan yang kedua artinya bulan satelit bumi.
Contoh
kalimat : Justin Bieber lahir pada bulan Maret.
d)
Homograf
Homograf
adalah kata – kata yang tulisannya sama, tetapi pelafalan dan
maknanya berbeda. Seperti, apel (yang pertama artinya buah apel, dan
yang kedua artinya apel bebaris).
Contoh
kalimat : Saat melakukan apel pagi, tentara itu melakukannya dengan
tertib.
e)
Homofon
Homofon
adalah kata – kata yang cara pelafalannya sama, tetapi penulisannya
dan maknanya berbeda. Seperti, tang(yang artinya penjepit) dan
tank(yang artinya mobil tank)
Contoh
kalimat : Ayah membutuhkan tang sebagai alat bantu penjepit ketika
sedang membetulkan barang rusak.
f)
Hiponim
Hiponim
adalah kata yang memiliki hubungan antara makna khusus dan makna
umum. Seperti, melati, mawar, tulip (merupakan hiponim dari bunga)
Contoh
kalimat : Melati, mawar, tulip merupakan bunga yang sangat aku sukai
bentuk nya.
2. Frasa
Frasa
adalah salah satu bentuk kata atau jenis kata yang memiliki arti pada
setiap kata nya.
a)
Frasa Nominal
Frasa
nominal adalah salah satu bentuk kata yang memiliki arti kata benda.
Seperti, sepatu roda.
Contoh
: Adik ingin memiliki sepatu roda baru seperti temannya.
b)
Frasa Adjektiva
Frasa
adjektiva adalah salah satu bentuk kata yang memiliki arti kata
sifat. Seperti sikap baik hati.
Contoh
: Dalam serial drama “Bawang Merah Bawah Putih”, bawang putih
memiliki sikap baik hati.
c)
Frasa Numerial
Frasa
numerial adalah salah satu bentuk kata yang memiliki arti kata
bilangan. Seperti tiga buah telur.
Contoh
: Ibu menggoreng tiga buah telur ayam untuk sarapan anak nya.
d)
Frasa Verbal
Frasa
verbal adalah salah satu bentuk kata yang memiliki arti kata kerja.
Seperti bermain basket.
Contoh
: Seorang penyanyi Internasional Justin Bieber ternyata mempunyai
kegemaran bermain basket.
3. Konjungsi
Konjungsi
adalah salah satu bentuk kata yang menghubungkan kata, kalimat, dan
paragraf.
a)
Konjungsi gabungan
Konjungsi
gabungan adalah kata penghubung yang berfungsi menggabungkan dua
kata, frasa, klausa, atau kalimat. Seperti dan.
Contoh : Aku sanagat menyayangi ayah dan ibu ku.
Contoh : Aku sanagat menyayangi ayah dan ibu ku.
b)
Konjungsi Pilihan
Konjungsi
pilihan adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan dua unsur
yang sederajat dengan memilih salah satu dari dua hal atau lebih.
Seperti atau.
Contoh
: Aku bingung harus memilih kau atau diri nya.
c)
Konjungsi Pertentangan
Konjungsi pertentangan adalah kata yang menghubungkan dua bagian kalimat yang sederajat dengan mempententangkan kedua bagian tersebut. Biasanya bagian yang kedua menduduki posisi yang lebih penting daripada yang pertama. Seperti, sedangkan.
Konjungsi pertentangan adalah kata yang menghubungkan dua bagian kalimat yang sederajat dengan mempententangkan kedua bagian tersebut. Biasanya bagian yang kedua menduduki posisi yang lebih penting daripada yang pertama. Seperti, sedangkan.
Contoh
: Gula rasanya manis, sedangkan garam rasanya asin.
d)
Konjungsi Sebab
Konjungsi
sebab adalah kata penghubung yang menjelaskan bahwa suatu peristiwa
terjadi karena suatu sebab tertentu. Seperti, karena.
Contoh
: Seorang anak menangis tersedu – sedu karena es krim yang dia
makan terjatuh.
e)
Konjungsi Akibat
Konjungsi
akibat adalah kata penghubung yang menjelaskan bahwa suatu peristiwa
terjadi akibat suatu hal yang lain. Seperti, sehingga.
Contoh
: Kelinci sombong dapat berlari cepat, sehingga kura – kura yang
menjadi pemenangnya.
f)
Konjungsi Kesimpulan
Konjungsi
kesimpulan adalah kata penghubung yang menjelaskan tentang hasil
akhir suatu topik pembahasan. Seperti, menurut.
Contoh
: Menurut survei di Indonesia, masih banyak anak di bawah umur yang
diperlakukan tak adil oleh orangtua nyakarena faktor ekonomi. Oleh
sebab itu Pemerintah mensosialisasikan program KB, bahwa dua anak
lebih baik.
g)
Konjungsi Waktu
Konjungsi
waktu adalah kata penghubung yang menjelaskan hubungan waktu antara
dua hal atau peristiwa. Seperti ketika.
Contoh
: Ketika bangun dipagi hari, udara nya masih terasa sangat segar.
4. Kata baku, kata tidak baku, dan kata serapan
a)
Kata Baku
Kata
baku adalah kata yang memiliki arti sesuai dengan Ejaan Yang
Disempurnakan (EYD), Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dan Tata
Bahasa Baku Indonesia (TBBI). Seperti, teknologi adalah kata baku dan
tehnologi adalah kata tidak baku nya.
Contoh
: Dunia teknologi semakin maju dengan adanya alat komunikasi yang
dapat dibawa kemana saja.
b)
Kata Tidak Baku
Kata
tidak baku adalah kata yang tidak sesuai dengan EYD, KBBI, dan TBBI.
Seperti, bis adalah kata tidak baku, dan kata bakunya adalah bus.
Contoh
: Aku berangkat sekolah menaiki bis sekolah.
c)
Kata Serapan
Kata
serapan adalah kata asing yang disaring atau diserap menjadi kata
baku yang sesuai dengan EYD, KBBI, dan TBBI. Seperti kalkulator
adalah kata serapan dari calculator.
Contoh
: Pelajaran matematika sangat sulit. Hingga aku menggunakan
kalkulator sebagai alat bantu hitung.
5. Karangan
Karangan
adalah karya tulis hasil dari kegiatan seseorang untuk mengungkapkan
gagasan dan menyampaikannya melalui bahasa tulis. Kepada pembaca,
agar mudah memahami.
a)
Karangan Eksposisi
Karangan
eksposisi adalah karangan yang menjelaskan tentang paparan atau
definisi. Seperti, adalah.
Contoh
: Orde baru adalah sebutan bagi masa pemerintahan presiden Soeharto
di Indonesia. Orde baru menggantikan orde lama ysng merujuk kepada
pemerintahan Soekarno. Lahirnya orde baru diawali dengan
dikeluarkannya surat pemerintah 11 Maret1966. Orde baru berlangsung
dari tahun 1966 s.d. 1998. Dalam jangka waktu tersebut, ekonomi di
Indonesia terjadi korupsi besar – besaran yang merajalela.
b)
Karangan Argumentasi
Karangan
argumentasi adalah karangan yang menjelaskan tentang pendapat atau
alasan seseorang. Seperti, menurut ku.
Contoh
: Menurut ku, Justin Bieber adalah sosok Idola yang patut dicontoh.
Selain suaranya yang merdu, dia juga memiliki wajah yang sangat
tampan. Banyak yang tidak tahu, bahwa pelantun “What Do You Mean?”
ini sering mengikuti aksi – aksi sosial. Bieber pernah terlibat di
dalam organisasi “Pencil Of Promise” untuk membantu pembangunan
sekolah di pelosok daerah. Banyak orang yang mengatakan bahwa Bieber
adalah orang yang buruk, karena media selalu memberitakan hal buruk
nya saju tentang Justin Bieber.
c)
Karangan Deskripsi
Karangan
deskripsi adalah karangan yang menggambarkan atau melukiskan sesuatu
secara rinci, baik langsung maupun tidak langsung. Mendeskripsikan suatu tempat, seperti Mekkah.
Contoh
: Mekkah merupakan sebuah kota utama di Arab Saudi. Kota ini menjadi
tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikan ibadah haji. Di kota ini
terdapat sebuah bangunan utama yang bernama Masjidil Haram dengan
Ka'bah di dalam nya. Ka'bah dijadikan sebagai patokan arah kiblat
untuk ibadah shalat umat muslim diseluruh dunia. Kota ini merupakan
kota suci umat Islam dan tempat lahirnya Nabi Muhammad S.A.W.
d)
Karangan Persuaisi
Karangan
persuasi adalah karangan yang menjelaskan tentang ajakan atau
himbauan. Seperti, ingatlah.
Contoh
: Ingatlah untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Tujuan nya
adalah agar tak menjadi pencemaran lingkungan. Pencemaran terjadi
karena sampah yang menumpuk dalam jangaka waktu cukup lama. Hal itu
dapat menghasilkan bau tak sedap. Jadi ingatlah untuk membuat sampah
pada tempatnya.
e)
Karangan Narasi
Karangan
narasi adalah karangan yang menjelaskan tentang peristiwa secara
fiksi maupun fakta. Seperti, biografi Justin Bieber.
Contoh
: Justin Drew Bieber dilahirkan di Starford, Ontario Canada, selasa 1
Maret 1994 jam 12:56 di R.S. Judes Hospital, lantai 2 ruangan 126.
Adalah putra sulung dari pasangan Jeremy Jack Bieber dan Patricia
Lyne Mallete. Kedua oragtuanya bercerai sejak Bieber masih berusia 2
tahun. Bieber benar – benar berbakat dalam musik. Dia memulai karir
nya dari nol, diawali dengan menjadi pengamen di depan tangga hotel
Avon Theather.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar