1) a. Sinonim adalah
suatu kata yang mempunyai makna yang samadan dapat saling menggantikan.
Contoh
: Bunga = Kembang
Kalimat
: Bunga mawar itu sangat indah saat berkembang.
b.
Antonim adalah kata yang berbeda atau berlawanan maknanya.
Contoh
: Kaya >< Miskin
Pak
Edi sangat kaya sedangkan Pak Joko sangat miskin.
c.
Homonim adalah kata-kata yang bentuk dan cara pelafalannya sama tetapi memliki
makna yang berbeda.
Contoh
: Genting = Gawat
Genting = Atap
Genting
rumah Sekar sudah berlubang.
d.
Homograf adalah kata-kata yang tulisannya sama tetapi pelafalan dan maknanya berbeda.
Contoh
: Apel = Buah
Apel = Upacara
Apel
adalah buah yang sangat aku sukai.
e.
Polisemi adalah kata yang memiliki makna banyak.
Contoh
: Kepala ( Desa, Pemerintah,Sekolah).
Kepala Desa Kemayoran sedang
mengadakan lomba.
f.
Homofon adalah kata-kata yang cara pelafalannya sama tetapi penulisan dan
maknanya berbeda.
Contoh
: Bank = Tempat tabungan
Bang = Kakak
Tina sedang mengambil uangnya di Bank.
g.
Hipernim adalah kata-kata yang mewakili banyak kata lain dan dapat menjadi kata
umum dari penyebutan kata-kata lainnya.
Contoh
: Hantu (Kuntilanak,Pocong,Tuyul,dan lain-lain).
Saya
melihat pocong pada malam hari.
h.
Hiponim adalah kata-kata yang mempunyai hubungan antara makna khusus dan makna
umum.
Contoh
: Jepang, Korea, China, Indonesia merupakan hiponim da hewan.
Negara Jepang, Korea, China, Indonesia
telah mengikuti ASEAN game.
2)
a. Frasa Nomina adalah
salah satu bentuk kata yang memliki arti kata benda.
F Nom F
Ketua
RT 01 sedang melalukan pembagian sembako.
b.
Frasa abjektiva adalah salah satu bentuk kata yang memiliki arti kata sifat.
Contoh
: Sangat baik sekali
F
A F
Syana sangat baik sekali.
c.
Frasa Numerial adalah salah satu bentuk kata yang memliki arti kata bilangan.
F
Num
Pelajaran
Agama telah berlangsung sekitar dua jam yang lalu.
D.
Frasa Verba adalah satu bentuk kata yang memiliki arti kata kerja.
Ketua RW 04 sedang membagikan sembako kepada
Warganya.
3)
a.
Konjungsi Gabungan = Dan
Kalimat : Joan dan Nana sedang mengerjakan
PR Bahasa Indonesia.
b.
Konjungsi Pilihan = atau
Kalimat
: Tasya bingung ingin memilih tas atau sepatu.
c.
Konjungsi Pertentangan = Akan Tetapi
Kalimat
: Saya ingin bermain, Akan tetapi aku harus pergi dengan keluarga.
d. Konjungsi
Sebab = Karena
Kalimat : Nida menangis karena
terjatuh ketika bermain sepeda.
e.
Konjungsi Akibat = Akhirnya
Kalimat
: Akhirnya, saya menemukan sahabat sejati.
f.
Konjungsi Kesimpulan = Maka
Kalimat : Maka pada hari ini saya
dilantik menjadi ketua PMR.
g.Konjungsi
Waktu = Sebelum
Kalimat : Sebelum berangkat sekolah
Arsha selalu sarapan pagi.
4) a.Kata Baku adalah
kata yang memiliki arti sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD),Kamus
Besar Bahasa Indonesia (KBBI), dan Tata Bahasa Baku Indonesia (TBBI).
Contoh:
Risiko
Cella tidak berani menggambil risiko karena
takut salah.
b.Kata
Tidak Baku adalah kata yang tidak sesuai dengan
EYD, KBBI dan TBBI.
Contoh: Sistim
Sistim pelajaran Ekonomi harus
disiplin.
c. Kata Serapan adalah kata asing yang
disaring atau diserap
menjadi
kata baku yang sesuai dengan EYD,KBBI,TBBI.
Contoh: Desain, Kata Baku Desain
Desain foto keluarga pak Idris sangat bagus.
5)
a.Karangan
Eksposisi adalah karangan yang menjelaskan tentang paparan atau definisi.
Contoh
:
Cerpen merupakan sebuah karangan
pendek yang berbentuk prosa baru yang menceritakan tentang suatu alur cerita
yang memiliki tokoh cerita dan situasi cerita terbatas dan ringkas. Cerpen
cederung padat dan biasanya akan langsung mengarah ke topik utama cerita
(dimulai di tengah aksi) karena cerpen beralur tunggal dan langsung tamat.
b.
Karangan Deskripsi adalah karangan yang menjelaskan tentang menggambarkan atau
melukiskan secara langsung atau tidak langsung.
Contoh
:
Pulpen adalah alat tulis yang
ujungnnya menggunakan bola kecil yang berputar untuk mengontrol pengeluaran
tinta kental yang disimpan dalam kolom berbentuk silinder. Ujung pulpen berupa
bola kecil dari kuningan,baja,atau tungsten karbida yang diameternya berbeda
beda, umumnya 0,7 hingga 1,2mm.
c.
Karangan Narasi adalah Karangan yang menjelaskan tentang peristiwa atau
kejadian yang sebenarmya (nonfiksi),atau tidak sebenarnya (fiksi).
Contoh
:
Agnes Monica adalah satu orang artis
dan juga penyanyi berkebangsaan Indonesia. Dia memulai kariernya di industri
hiburan ketika menginjak usia enam tahun selaku satu orang penyanyi cilik yang
terkenal pada saat itu. Ini dibuktikan dari tiga album yang dilirisnya yang
populer di tahun 1990 yang lalu.
d. Karangan Persuasi adalah karangan
yang menjelaskan
tentang ajakan atau himbuan.
Contoh :
Ayolah lestarikan lingkungan dengan
cara membuang sampah pada tempatnya agar limgkungan terlihat bersih,asri dan
nyaman. Dan juga tidak akan terjadi banjir lagi karena sampah-sampah yang
menumpuk disungai maka dari itu ayolah buang sampah pada tempat nya.
e. Karangan
Argumentasi adalah karangan yang menjelaskan tentang
penjelasan dan pendapat atau alasan.
Contoh
:
Janganlah melawan
nasihat orang tua karena orang tua yang membesarkan kalian dari kecil hingga
dewasa janganlah kalian mengecewakan mereka dengan cara membatah semua nasihat
yang diberikan jika kalian tidak melawan orang tua maka kalian akan mendapatkan
surgawi ujar Bu Tina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar