Nama
: Joan Artica
Kelas
: X_IIS2
Perbaikan
UTS Bahasa Indonesia
- A. Sinonim adalah suatu kata yang mempunyai makna yang sama dan dapat saling menggantikan.
Contoh
: Bunga = Kembang
Bunga
mawar itu sangat indah saat berkembang.
B.
Antonim adalah kata yang berbeda atau berlawanan maknanya.
Contoh
: Kaya >< Miskin
Pak
Eko sangat kaya sedangkan Pak Sopo sangat miskin.
C.
Homonim adalah kata-kata yang bentuk dan cara penghapalannya sama
tetapi memliki makna yang berbeda.
Contoh
: Genting = Gawat
Genting = Atap
Genting
yang di atas rumah sudah berlubang.
D.
Homograf adalah kata-kata yang tulisannya sama tetapi pelafalan dan
maknanya berbeda.
Contoh
: Apel = Buah
Apel = Upacara
Apel
pada pagi hari ini sudah dimulai.
E.
Polisemi adalah kata yang memiliki makna banyak.
Contoh
: Kepala ( Desa, Pemerintah,Sekolah).
Kepala
Desa Kemayoran sedang mengadakan lomba.
F.
Homofon adalah kata-kata yang cara pelafalannya sama tetapi penulisan
dan maknanya berbeda.
Contoh
: Bank = Tempat tabungan
Bang = Kakak
Tina
sedang mengambil uangnya di Bank.
G.
Hipernim adalah kata-kata yang mewakili banyak kata lain dan dapat
menjadi kata umum dari penyebutan kata-kata lainnya.
Contoh
: Hantu (Kuntilanak,Pocong,Tuyul,dan lain-lain).
Saya
melihat pocong pada malam hari.
H.
Hiponim adalah kata-kata yang mempunyai hubungan antara makna khusus
dan makna umum.
Contoh
: Jepang, Korea, China, Indonesia merupakan hiponim dari hewan.
Negara
Jepang, Korea, China, Indonesia telah mengikuti ASEAN game.
- A. Frasa Nomina adalah salah satu bentuk kata yang memliki arti kata benda.
Contoh
: Sedang pembagian sembako
F Nom F
Ketua RT 01 sedang melalukan
pembagian sembako.
B.
Frasa abjektiva adalah salah satu bentuk kata yang memiliki arti kata
sifat.
Contoh
: Sangat baik sekali
F A
F
Tina sangat baik sekali.
C.
Frasa Numerial adalah salah satu bentuk kata yang memliki arti kata
bilangan.
Contoh : Sekitar dua jam
F Num F
Pelajaran
Matematika telah berlangsung sekitar dua jam yang lalu.
D.
Frasa Verba adalah satu bentuk kata yang memiliki arti kata kerja.
Contoh
: Sedang membagikan sembako
F V
F
Ketua
RT 03 sedang membagikan sembako kepada Warganya.
- A. Konjungsi Gabungan = Dan
Kalimat : Sindi dan Delfi
sedang mengerjakan PR Bahasa Indonesia.
B.
Konjungsi Pilihan = atau
Kalimat
: Dina bingung ingin memilih jurusan MIA atau IIS.
C.
Konjungsi Pertentangan = Akan Tetapi
Kalimat
: Saya ingin jalan-jalan, Akan tetapi teman saya mengajak bermain.
D.
Konjungsi Sebab = Karena
Kalimat
: Ana menangis karena terjatuh ditengah lapangan.
E.
Konjungsi Akibat = Akhirnya
Kalimat
: Akhirnya, saya menemukan cinta sejati.
F.
Konjungsi Kesimpulan = Maka
Kalimat
: Maka pada hari ini saya dilantik menjadi ketua osis.
g.Konjungsi
Waktu = Sebelum
Kalimat
: Sebelum berangkat sekolah saya saparan pagi terlebih dahulu.
4.A.Kata Baku adalah kata yang memiliki arti sesuai dengan ejaan
yang disempurnakan (EYD),Kamus Besar Bahasa
Indonesia.
Contoh: Risiko
Tina tidak berani
menggambil risiko karena takut salah.
B.Kata
Tidak Baku adalah kata yang tidak sesuai dengan EYD,KBBI,TBBI.
Contoh: Sistim
Sistim pelajaran Bahasa
Indonesia harus disiplin.
C.Kata
Serapan adalah kata asing yang disaring atau diserap menjadi kata
baku yang sesuai dengan EYD,KBBI,TBBI.
Contoh:
Desain, Kata Baku Desain
Kalimat:
Desain foto keluarga pak Eko sangat bagus.
5.A. Karangan Eksposisi adalah
karangan yang menjelaskan tentang paparan atau definisi.
CONTOH:
Cerpen merupakan sebuah karangan pendek yang berbentuk prosa baru
yang menceritakan tentang suatu alur cerita yang memiliki tokoh
cerita dan situasi cerita terbatas dan ringkas. Cerpen cederung padat
dan biasanya akan langsung mengarah ke topik utama cerita (dimulai di
tengah aksi) karena cerpen beralur tunggal dan langsung tamat.
B.
Karangan Deskripsi adalah karangan yang menjelaskan tentang
menggambarkan atau melukiskan secara langsung atau tidak langsung.
CONTOH:
Pulpen
adalah alat tulis yang ujungnnya menggunakan bola kecil yang berputar
untuk mengontrol pengeluaran tinta kental yang disimpan dalam kolom
berbentuk silinder. Ujung pulpen berupa bola kecil dari
kuningan,baja,atau tungsten karbida yang diameternya berbeda
beda,umumnya o,7 hingga 1,2mm.
C.
Karangan Narasi adalah Karangan yang menjelaskan tentang peristiwa
atau kejadian yang sebenarmya (nonfiksi),atau tidak sebenarnya
(fiksi)
CONTOH:
Agnes
Monica adalah satu orang artis dan juga penyanyi berkebangsaan
Indonesia. Dia memulai kariernya di industri hiburan ketika menginjak
usia enam tahun selaku satu orang penyanyi cilik yang terkenal pada
saat itu. Ini dibuktikan dari tiga album yang dilirisnya yang populer
di tahun 1990 yang lalu.
D.
Karangan Persuasi adalah karangan yang menjelaskan tentang ajakan
atau himbuan.
CONTOH:
Ayolah
lestarikan lingkungan dengan cara membuang sampah pada tempatnya agar
limgkungan terlihat bersih,asri dan nyaman. Dan juga tidak akan
terjadi banjir lagi karena sampah-sampah yang menumpuk disungai maka
dari itu ayolah buang sampah pada tempat nya.
E.Karangan Argumentasi adalah karangan yang menjelaskan tentang
penjelasan dan pendapat atau alasan.
CONTOH:
Janganlah
melawan nasihat orang tua karena orang tua yang membesarkan kalian
dari kecil hingga dewasa janganlah kalian mengecewakan mereka dengan
cara membatah semua nasihat yang diberikan jika kalian tidak melawan
orang tua maka kalian akan mendapatkan surgawi ujar Bu Tina.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar